IJP Lampung Perkuat Soliditas dan Ekonomi Organisasi Melalui Perawatan Silaturahmi

Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung baru-baru ini melaksanakan acara halal bihalal yang juga menjadi langkah strategis untuk membentuk koperasi organisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas antar anggota serta meningkatkan kesejahteraan mereka. Dalam era yang semakin kompetitif ini, keberadaan koperasi diharapkan dapat memberi dampak positif bagi ekonomi organisasi dan anggotanya.
Momen Penting bagi IJP Lampung
Acara tersebut berlangsung di De Rose Cafe, Bandar Lampung, pada Rabu, 1 April 2026. Ini menjadi kesempatan yang penting bagi pengurus IJP Lampung untuk merumuskan arah baru organisasi, yang tidak hanya fokus pada profesionalisme tetapi juga kemandirian ekonomi.
Peran Halal Bihalal dalam Memperkuat Internal
Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, menegaskan bahwa kegiatan halal bihalal ini lebih dari sekadar ajang berkumpul. Ini adalah cara untuk meningkatkan kekompakan dan solidaritas di dalam organisasi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan lanjutan dari inisiatif sebelumnya yang bertujuan untuk memperkuat struktur internal IJP Lampung.
“Kegiatan halal bihalal ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas di antara pengurus IJP Lampung. Sebagai tindak lanjut dari usulan sebelumnya, kami akan membentuk Koperasi IJP Lampung,” ujarnya dengan tegas.
Pembentukan Koperasi sebagai Solusi Ekonomi
Abung juga menjelaskan bahwa rencana pembentukan koperasi telah mendapatkan dukungan dari pihak pemerintah, termasuk Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Dukungan ini menunjukkan bahwa langkah yang diambil oleh IJP Lampung mendapatkan pengakuan yang luas.
“Koperasi ini diharapkan dapat menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan bagi segenap pengurus IJP. Namun, kami ingin menegaskan bahwa tidak semua pengurus secara otomatis akan menjadi bagian dari koperasi ini,” jelas Abung.
Kriteria dan Proses Menjadi Anggota Koperasi
Dia menambahkan, ada kriteria dan syarat tertentu yang harus dipenuhi untuk menjadi pengurus koperasi. Detail teknis mengenai hal ini akan disampaikan oleh calon ketua koperasi, Deni Kurniawan.
Deni Kurniawan, yang diusulkan sebagai calon Ketua Koperasi IJP Lampung, menjelaskan bahwa pihaknya merencanakan pembentukan koperasi dengan model koperasi konsumen. Ia menekankan pentingnya model ini untuk memberikan fleksibilitas dalam menjalankan usaha.
Model Koperasi Konsumen yang Fleksibel
“Koperasi ini bisa berfungsi sebagai koperasi konsumen atau simpan pinjam. Namun kami lebih memilih untuk membentuk koperasi konsumen, karena model ini memungkinkan kami untuk bergerak dalam berbagai bidang, baik jasa maupun niaga, sambil tetap membuka peluang untuk simpan pinjam,” ungkap Deni.
Ia percaya bahwa dengan mengadopsi model koperasi konsumen, IJP Lampung akan memiliki lebih banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan dibandingkan dengan koperasi simpan pinjam yang cenderung memiliki batasan.
Pentingnya Aspek Legal dalam Pembentukan Koperasi
Wartawan senior Lampung dan anggota Dewan Pakar IJP, Yuntardi, memberikan apresiasi atas inisiatif pembentukan koperasi ini. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ada aspek legal yang harus dipenuhi sebelum koperasi dapat resmi dibentuk.
“Kami sangat menghargai langkah ini. Namun, legalitas harus menjadi perhatian utama. Pembentukan badan hukum, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta struktur pengurus harus dipersiapkan dengan baik,” tegas Yuntardi.
Menyiapkan Langkah Selanjutnya untuk Koperasi
Menurut Yuntardi, setelah semua aspek administratif dan legal dinyatakan jelas, barulah koperasi dapat melanjutkan ke tahap penyusunan program dan pengembangan usaha. Ini adalah langkah penting untuk memastikan koperasi dapat beroperasi dengan baik dan memberikan manfaat bagi anggotanya.
Dengan semua langkah ini, IJP Lampung menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai wadah profesi, tetapi juga sebagai organisasi yang berorientasi pada penguatan ekonomi anggotanya. Dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang, keberadaan koperasi diharapkan dapat memberikan dukungan yang signifikan.
Acara ditutup dengan suasana ramah tamah, di mana para pengurus menikmati hidangan dan bernyanyi bersama, menandakan kebersamaan dan soliditas yang terjalin di dalam IJP Lampung.