HMI Cabang Mataram: Memperkuat Nilai Spiritual dan Kepedulian Sosial Melalui Pemberdayaan Umat

Hari Raya Idul Adha adalah sebuah peristiwa yang kaya akan makna spiritual, mengajarkan kita tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui peristiwa qurban yang diteladankan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, umat Islam diajak untuk meneguhkan ketaatan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang kritis dalam kehidupan sosial. Di tengah tantangan zaman, semangat berbagi dan kepedulian ini menjadi lebih relevan dari sebelumnya.
HMI Cabang Mataram dan Pelaksanaan Qurban
Dalam semangat tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, di bawah kepemimpinan periode Futuristik, telah melaksanakan kegiatan penyembelihan dan distribusi hewan qurban. Kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga sebuah implementasi nyata dari nilai-nilai keislaman serta pengabdian kepada umat dan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan qurban berlangsung pada hari Jumat, 29 Mei 2026 M, yang bertepatan dengan 12 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan ini melibatkan pengurus cabang, kader komisariat, serta berbagai unsur lembaga dan badan khusus HMI. Tema yang diusung, “Menghidupkan Nilai Spiritual, Merawat Kepedulian Sosial”, mencerminkan komitmen HMI untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas antar kader serta masyarakat.
Proses Penyembelihan dan Distribusi
Proses penyembelihan hewan qurban dilakukan dengan penuh khidmat dan rasa kebersamaan. Setiap tahapan—mulai dari persiapan hingga pendistribusian—dilaksanakan dengan kerja sama yang erat. Aktivitas ini menjadi pelajaran berharga tentang tanggung jawab, pengorbanan, dan kepedulian sosial yang sangat penting dalam semangat perjuangan HMI.
Daging qurban yang telah disiapkan kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar sekretariat HMI Cabang Mataram, yang berlokasi di Jln. Panji Anom I No. 2 Kekalik Indah, Kota Mataram. Selain itu, distribusi juga dilakukan kepada komisariat-komisariat HMI di seluruh Cabang Mataram, lembaga-lembaga dan badan khusus HMI, serta masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tanda kehadiran HMI di tengah masyarakat dan mempererat hubungan emosional antara kader dan lingkungan sosial.
Refleksi dan Makna Idul Adha
Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, dalam pernyataannya menegaskan bahwa momentum Idul Adha harus dimaknai sebagai ruang refleksi untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam gerakan kader. Ia menjelaskan bahwa semangat qurban mengajarkan arti keikhlasan dalam memberi, berani untuk berkorban, serta menempatkan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
“Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga tentang bagaimana kader HMI dapat menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, serta keberanian untuk berkontribusi bagi umat dan masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha seharusnya menjadi spirit dalam perjuangan untuk memberikan manfaat nyata di tengah kehidupan sosial,” ungkapnya.
Menjawab Tantangan Sosial
Di tengah berbagai tantangan sosial yang ada saat ini, Ketua Umum HMI Cabang Mataram menekankan pentingnya semangat berbagi dan gotong royong. Kegiatan qurban ini menjadi pengingat akan tanggung jawab kader untuk tidak hanya berbicara dalam konteks gagasan, tetapi juga bertindak nyata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Semoga semangat Idul Adha ini dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga sensitif terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Pemberdayaan Umat dan Sosial
Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Mataram, Marjan Mandala Putra, menambahkan bahwa kegiatan qurban ini merupakan bagian dari usaha organisasi untuk memperkuat hubungan sosial antara kader HMI dan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan sosial seperti qurban adalah salah satu bentuk implementasi nilai pengabdian yang perlu terus dijaga dan dilestarikan dalam tradisi perjuangan HMI.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan pengabdian nyata dari kader kepada umat. Kami berharap kehadiran HMI melalui kegiatan sosial seperti ini dapat memberikan manfaat, memperkuat rasa kebersamaan, dan membangun semangat kepedulian di masyarakat. Momentum Idul Adha seharusnya dijadikan kesempatan untuk meningkatkan empati sosial kader terhadap kondisi di sekitarnya,” jelasnya.
Komitmen HMI untuk Masyarakat
Distribusi daging qurban kepada masyarakat di sekitar sekretariat, komisariat-komisariat HMI, lembaga-lembaga, dan badan khusus HMI, serta masyarakat yang membutuhkan, merupakan komitmen organisasi dalam menjaga nilai kebersamaan dan solidaritas sosial. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada momen Idul Adha, tetapi menjadi semangat yang berkelanjutan bagi kader HMI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Mataram juga menekankan bahwa keberadaan organisasi harus dirasakan melalui kontribusi nyata, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada umat dan bangsa. Ini menjadi tanggung jawab bersama bagi setiap kader untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial
Melalui momentum Idul Adha ini, HMI Cabang Mataram periode Futuristik berharap agar semangat qurban tidak berhenti pada aspek ritual semata. Lebih dari itu, diharapkan dapat melahirkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya berbagi, memperkuat rasa kemanusiaan, serta membangun kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
HMI sebagai organisasi kader dan perjuangan akan terus berupaya untuk mengedepankan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan melalui gerakan yang memberi manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas. Semangat pengorbanan yang diajarkan selama Idul Adha diharapkan dapat menjadi energi moral bagi seluruh kader untuk terus menjaga komitmen perjuangan dan pengabdian mereka.




